Kamis, 02 Mei 2013

SIKAP MENJADI ASET TERBESAR


             
            Sebuah penelitian di Wangshington, Amerika Serikat, menganalisis catatan 10.000 orang dan menyimpulkan bahwa 15 persen kesuksesan berkaitan dengan pelatihan teknis dan 85 persen selebihnya adalah masalah kepribadian dan sikap. Sikap mencerminkan bagaimana perasaan seseorang tentang sesuatu dan menghadapinya. Dua hal ini menjadi faktor penting dalam melihat kemampuan seseorang.

           Komponen sikap terdiri dari kepercayaan, ide dan konsep terhadap suatu obyek, kehidupan atau evaluasi emosional terhadap suatu obyek kerja, serta kecenderungan untuk bertindak. Sikap anda adalah kendaraan mencapai potensi diri sepenuhnya.

          Seseorang bisa memiliki ribuan sikap, tetapi dalam dunia kerja difokuskan pada beberapa jenis sikap yang berkaitan dengan pekerjaan. Sikap kerja berisi evaluasi positif atau negatif yang dimiliki seseorang tentang aspek-aspek lingkungan kerja. Sikap bukanlah pembawaan sejak lahir. Sikap dapat berubah melalui pengalaman sehingga memungkinkan Anda berkembang.

·         Tanggung jawab buat semua orang

Tanggung jawab antara pekerjaan pria dan perempuan adalah sama. Semua tugas dan pekejaan dituntut untuk dilakukan dengan sebaik-baiknya.

·         Tidak takut bekerja keras

Sebagai pekerja, terutama pekerja baru tuntutan untuk berani bekerja keras adalah mutlak. Mereka harus siap diberi pekerjaan ekstra. Berinisiatiflah dalam bekerja agar menjadi pribadi yang selalu bermanfaat.

·         Selalu bersikap positif

Sikap positif diperlukan terutama jika menemukan masalah dalam pekerjaan. Jangan langsung pasrah melainkan berusaha mencari berbagai jalan untuk mencari solusi permasalahannya. Bisa jadi ini langkah untuk mencapai posisi yang lebih tinggi jadi selesaikan dengan hati yang jernih.

·         Bekerja sungguh-sungguh

Jika Anda membenci pekerjaan yang sekarang bukan berarti masalah untuk bolos kerja dan bermalas-malasan. Sikap yang buruk ini sangat tidak benar. Tetaplah berusaha berikan yang terbaik. Ini bisa jadi poin lebih ketika Anda mendapatkan kerja ditempat lain karena Anda meninggalkan perusahaan sebelumnya dengan recordbaik.

·         Jangan malu bertanya

Tanyalah kepada  atasan atau siapa pun juga jika tidak mengerti apa yang dimaksud. Gengsi untuk bertanya atau takut dianggap tidak mampu malah akan menyesatkan Anda.

semoga artikel ini bermanfaat !!! :) 

Kamis, 14 Februari 2013

DIRI ANDA ADALAH TANGGUNG JAWAB ANDA !!!






Ada 2 org ibu memasuki toko pakaian & ingin membeli baju.

Ternyata pemilik toko lagi bad mood sehingga tidak melayani dgn baik, malah terkesan buruk, tidak sopan dgn muka cemberut.

Ibu pertama jengkel menerima layanan yg buruk seperti itu...

Yg mengherankan, ibu kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan pd penjualnya.

Ibu pertama bertanya, “Mengapa Ibu bersikap demikian sopan pd penjual yg menyebalkan itu?”

Lantas dijawab “kenapa aku hrs mengizinkan dia menentukan caraku dlm bertindak? Kitalah penentu atas hidup kita, bukan org lain.”

"Tapi ia melayani kita dgn buruk sekali" bantah Ibu pertama.

"Itu masalah dia. Kalau dia mau bad mood, tdk sopan, melayani dgn buruk dll, toh tdk ada kaitannya dgn kita.
Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur & menentukan hidup kita, padahal kita yg bertanggung jawab atas diri kita," jelas Ibu kedua.

Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan org lain. Kalau org memperlakukan kita buruk, kita akan membalasnya dgn hal yg buruk juga & sebaliknya. Kalau org tdk sopan, kita akan lebih tdk sopan lagi.

Kalau org lain pelit pd kita, kita yg semula pemurah tiba² jadinya demikian pelit, kalau hrs berurusan dgn org tsb. Ini berarti tindakan kita dipengaruhi oleh tindakan org lain.

Kalau direnungkan, sebenarnya betapa tdk arifnya tindakan kita, kenapa utk berbuat baik saja, hrs menunggu org lain baik dulu?

Jagalah suasana hati kita sendiri, jgn biarkan sikap buruk org lain menentukan cara kita bertindak.

Kita yang bertanggungjawab atas hidup kita, bukan org lain.

Jika kita puasa misalnya, arahkan pandangan ke dlm diri sendiri, bukannya sibuk memandang keluar. Hidup kita terlalu berharga, oleh sebab itu: "Pemenang kehidupan adalah org yang tetap sejuk di tempat yg panas, yg tetap manis di tempat yg sangat pahit, yg tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar dan yg tetap tenang di tengah badai yg paling hebat."

Selasa, 11 Desember 2012

TIPS MENINGKATKAN KEPRIBADIAN DIRI




Jangan biarkan stress dan pikiran negative mengubah anda menjadi murung, tetaplah gembira dengan latihan kepribadian berikut ini :

*Tetaplah tersenyum.

Usahakan tetap tersenyum betapa pun anda memiliki hari-hari yang tidak menyenangkan. Hal ini mungkin terasa seperti terpaksa saat itu tapi anda kemudian akan terheran-heran begitu besar senyum dapat meningkatkan spirit anda.

*Pandai mengontrol diri.

Ekspresi wajah merupakan salah satu tanda yang menggambarkan perasaan anda yang paling mudah dikenali. Upayakan ekspresi mimic muka anda netral sekalipun ketika anda tengah marah atau stress dan jangan biarkan dahi berkerut karena kerutan itu perlahan-lahan akan membuat anda tampak lebih tua.

*Tetap berkomunikasi

Menutup dan menolak berkomunikasi secara emosi hanya bakal membuat masalah lebih runyam jika hari-hari anda tetap penuh dengan kegelisahan dan ketegangan. Tidak masalah apapun situasinya, cobalah membuat segala sesuatu mudah dan teratur dengan membiarkan berkomunikasi kepada teman atau rekan kerja anda.

*Rasakan perasaan orang

Pikirkan bagaimana anda ingin diperlukan orang lain sebelum Anda memuntahkan perasaan kesal kepada orang lain. Tak ada seorang pun di sekitar anda yang ingin menjadi objek cemberut anda. Jika anda tidak ingin diperlukan seperti itu, jangan memberlakukan orang lain seperti itu.

*Miliki rasa humor

Seberapa pun beratnya hari-hari anda, cobalah untuk tidak menghilangkan perasaan humor. Tertawa itu baik bagi jiwa dan membantu membuat orang di sekitar anda merasa lebih baik dan tujukan Anda memiliki kepribadian baik.

Selasa, 27 November 2012

ibumu adalah malaikatmu





Suatu Pagi Seorang Bayi Siap Untuk Dilahirkan Ke Dunia.
Dia bertanya kepada Tuhan,

Bayi : "Para malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup di sana? saya begitu kecil & lemah."

Tuhan : "Aku sudah memilih 1 malaikat
untukmu. Ia akan menjaga dan
mengasihimu."

Bayi : "Tapi di sini di dalam surga apa
yang pernah kulakukan hanyalah
bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya."

Tuhan : "Malaikatmu akan bernyanyi dan
tersenyum untukmu setiap hari dan
kamu akan merasakan kehangantan
cintanya dan menjadi lebih berbahagia."

Bayi : "Dan bagaimana saya bisa
mengerti saat orang-orang berbicara
kepadaku jika saya tidak mengerti
bahasa mereka?"

Tuhan : "Malaikatmu akan berbicara
kepadamu dengan bahasa paling indah
yang pernah engkau dengar dan dengan
penuh kesabaran dan perhatian dia akan
mengajarkanmu bagaimana cara
berbicara."

Bayi : "Apa yang akan saya lakukan saat
saya ingin berbicara kepadamu?"

Tuhan : "Malaikatmu akan
mengajarkanmu bagaimana cara
berdoa."

Bayi : "Saya dengar bahwa di bumi
banyak orang yang jahat, siapakah nanti
yang akan melindungi saya?"

Tuhan : "Malaikatmu akan melindungimu
walaupun hal itu akan mengancam
jiwanya."

Bayi : "Tapi saya pasti akan sedih karena tidak melihatMu lagi."

Tuhan : "Malaikatmu akan menceritakan
padamu tentang-Ku dan akan
mengajarkan bagaimana agar kamu bisa
kembali kepada-Ku, walaupun
sesungguhnya Aku akan selalu berada di
sisimu." Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari Bumi dapat terdengar dan sang bayi pun bertanya perlahan,

"Tuhan, jika saya harus pergi sekarang,
bisakah Engkau memberitahuku nama
malaikat tersebut?"

Jawab Tuhan,
....."Kamu akan memanggil malaikatmu,
IBU."

Senin, 12 November 2012

Tidak ada pertumbuhan tanpa perubahan, Tidak ada perubahan tanpa rasa takut atau kehilangan, dan Tidak ada kehilangan tanpa kepedihan.

Meskipun Allah bisa langsung mengubah kita, namun ia telah memilih untuk membentuk kita perlahan - lahan, mengapa untuk berubah dan bertumbuh membutuhkan waktu yang begitu lama ???? 
ada beberapa alasan : 

kita belajar dengan lambat, kita seringkali harus mempelajari kembali pelajaran empat puluh atau lima puluh kali sebelum benar - benar mengerti, masalah yang sama terus berulang - ulang dan kita berfikir, "jangan lagi" aku telah mempelajari nya" tetapi Allah lebih tahu, sebab kita membutuhkan pengulangan.

Ada banyak yang harus kita lupakan, banyak orang yang pergi ke konselor untuk menyelesaikan msalah pribadi atau rumah tangga yang telah terjadi selama bertahun - tahun.

Mereka berkata : "saya ingin anda memperbaiki masalah saya. saya beri anda waktu satu jam." karena sebagian besar masalah dan kebiasaan buruk kita tidak berubah dalam waktu semalam, makan tidak realitis jika kita mengharapkan itu semua lenyap dengan seketika.

pertumbuhan seringkali terasa menyakitkan dan menakutkan, tetapi jika anda ingin agar sepuluh tahun ke depan menjadi masa terbaik dalam hidup anda, maka pekerjaan yang anda lakukan sekarang tidak sia - sia.

tidak ada pertumbuhan tanpa perubahan, tidak ada perubahan tanpa rasa takut atau kehilangan, dan tidak ada kehilangan tanpa kepedihan, bahkan walaupun jika cara hidup lama kita merugikan diri sendiri, kita bisa tergoda untuk kembali, ibarat sepasang sepatu usang yang terus kita pakai karena nyaman dan akrab dengan kita. 

Anda harus melepaskan cara - cara lama untuk mendapatkan pengalaman baru, tapi apa yang telah Allah rencanakan untuk anda jauh lebih hebat dari apapun yang bisa anda bayangkan. tetaplah tekun melakukannya, ingatlah bahwa "sedikit demi sedikit" Allah sedang membuka jalan bagi anda untuk tumbuh dan berubah. 

Kamis, 08 November 2012

Meskipun tidak seorangpun mengucapkan terima kasih atas perbuatan baik kita, itu tidaklah mengecilkan arti Perbuatan Baik itu sendiri.



Perbuatan baik yang tulus adalah tidak untuk mengharapkan sesuatu dan merupakan kewajiban kita untuk membuang batu-batu di jalan yang dilalui, bukan saja karena takut melukai kita, namun juga untuk menjaga pejalan lainnya.

Meskipun tidak seorangpun mengucapkan terima kasih atas perbuatan baik kita, itu tidaklah mengecilkan arti Perbuatan Baik itu sendiri. Maka apalah arti sebuah ucapan terima kasih, biarkanlah kebaikan mengalir dari tangan kita, dan biarkan benak kita terbebas dari perasaan berjasa. Artikel di bawah ini menceritakan mengenai perbuatan baik yang tulus. Silahkan mengikuti isi ceritanya.

Seorang anak kecil tiba-tiba terperosok ke dalam lumpur. Ia berteriak-teriak ketakutan dan meminta bantuan namun tak seorang pun ia temukan di sekitarnya.

Seorang petani asal Scottland mendengar suara teriakan anak kecil itu dari kejauhan. Ia segera meninggalkan pekerjaannya dan membantu anak itu keluar dari lumpur. Anak itu berterimakasih kepada petani tersebut kemudian ia pulang.

Keesokan harinya, ayah dari anak kecil ini mendatangi si petani untuk mengucapkan terimakasih. Bapak itu adalah orang kaya dan ia menawarkan balas jasa kepada si petani. Petani baik hati ini menolak penawaran tersebut dan tidak menuntut balas jasa apapun. Ketika mereka berbicara, bapak yang kaya itu melihat anak si petani keluar dari rumah yang sangat sederhana itu.

Kemudian bapak yang kaya ini menemukan ide untuk membalas jasa si petani. Ia menawarkan bantuan berupa fasilitas pendidikan bagi anak si petani. Ia berjanji akan memberikan fasilitas yang terbaik dan menanggung semua biaya pendidikan.

Singkat cerita, anak petani sederhana itu pun masuk ke St. Mary’s Hospital School di London yang merupakan universitas terbaik. Anak petani ini mempergunakan kesempatan dan berkat yang ia terima ini dengan baik. Ia belajar sungguh-sungguh supaya ia tidak mengecewakan orang yang telah menolongnya.

Anak petani ini bernama Alexander Fleming. Karena ia anak yang cukup cerdas, ia menjadi terkenal karena penemuan spektakulernya, Penicillin.

Bertahun-tahun kemudian, anak seorang kaya yang pernah membantu Fleming mengalami pneumonia dan hanya satu obat yang bisa menyembuhkannya. Obat itu tak lain adalah obat yang ditemukan oleh Fleming, Penicillin. Anak bapak kaya yang telah diselamatkan itu adalah Winston Churchill.

Ingat kawan, setiap kebaikan yang kita lakukan nantinya pasti akan kembali kepada setiap kita. Ada pepatah: apa yang kita tabur pasti akan kita tuai. jadi jika kita menabur kebaikan pasti kita akan menuai kebaikan pula. Begitu sebaliknya, jika kita menabur kejahatan maka kita akan menuai kejahatan juga.

Oleh karena itu, janganlah pernah bosan-bosannya untuk melakukan Perbuatan Baik, karena kita akan menuai hasilnya.

HAVE A GOOD DAY!

Kamis, 01 November 2012

percayalah, genderang harapan masih terus berdentam keras bagi semua generasi


Albert Einstein berkata, “Saya memandang dan melihat apa yang dilihat orang lain. Kemudian saya memikirkan hal-hal yang tak pernah dipikirkan orang lain.”

Sudah seharusnya setiap kita memiliki keinginan sangat kuat untuk menggunakan semua anugerah yang diberikan Tuhan, mendengar genderang harapan berseru kepada kita, “Bangun! Bangun! Melangkahlah ke depan.”

Sering kali sedemikian tumpulnya kemampuan kita untuk mendengar irama genderang yang tidak terdengar oleh orang lain itu hingga kita nyaris tak bisa mendengar pola irama tabuhannya. Apa yang menyebabkan ketulian separah itu?

Penyebabnya adalah terlalu banyak mendengarkan perkataan para nay-sayer (para pesimis). “Kaupikir kau siapa?””Kau tidak berbakat dalam hal itu.” “Kau tidak berpeluang. jadi, untuk apa menc0ba?”

Kalau mendengarkan orang yang negatif, kita bisa terbawa untuk berpikir bahwa mereka memang tahu apa yang mereka bicarakan. Mendengarkan mereka akan membuat mereka bersuara lebih keras. Akhirnya, genderang harapan pun perlahan-lahan meredup.

Bagaimanapun, percayalah, genderang harapan masih terus berdentam keras bagi semua generasi yang sejak awal telah menciptakan kehidupan yang Iebih baik. Albert Einstein, Winston Churcill, Helen Keller, dan jutaan pemikir hebat lain dikeluarkan dari sekolah karena terlalu bodoh untuk diajari.

Mereka diberitahu bahwa mereka terlalu bodoh untuk belajar!. lngat, tidak ada seorang pun yang mengetahui kemampuan Anda selain diri Anda sendiri.

Genderang harapan itu masih ada sampai sekarang. Yang harus Anda lakukan adalah menaruh jari di atas urat nadi lengan Anda agar dapat merasakannya, agar dapat mendengarnya berseru kepada Anda, “Bangun!”

Di semua rumpun bangsa di bumi ini, sebagian mendengar genderang harapan. Sebagian membungkam para nay—sayer (pesimis) dan sukses. Sabagian lagi jatuh, sedikit berdarah, namun bangun dan berjuang lagi. Mereka yang mendengar adalah para pelaku, pencipta, dan pemimpin. Sebagian berani, dan berbaris maju mengikuti irama genderang.

Apakah itu Anda?

Semoga harapan selalu menyertai Anda dan Sukses untuk Anda.